2 Faktor yang Perlu Diperhatikan untuk Tingkatkan Produktivitas Karyawan

Mengelola sumber daya manusia (SDM) dengan baik tentunya dapat memberikan keuntungan tersendiri bagi setiap perusahaan. Pasalnya, ketika karyawan merasa aman dan mendapat dukungan dari perusahaan untuk perkembangannya, maka produktivitas serta loyalitasnya pun akan semakin meningkat. Banyak langkah-langkah yang bisa dilakukan oleh perusahaan untuk mewujudkan hal tersebut, salah satunya dengan menggunakan Assessment Center untuk mengelola talenta dan penilaian karyawan secara objektif.

Pasang surut kinerja karyawan menjadi hal yang lumrah terjadi di setiap perusahaan. Banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi, mulai dari kurangnya perhatian perusahaan kepada karyawan, hingga tidak adanya pengembangan rutin sehingga karyawan merasa stagnan dan tidak nyaman dengan pekerjaannya. Jika hal ini dibiarkan secara terus menerus akan berdampak buruk pada perusahaan. Adapun hal buruk yang bisa terjadi seperti penurunan produktivitas, konflik karyawan, dan perusahaan hingga turnover karyawan.

Mengenali faktor yang dapat memengaruhi kinerja karyawan bisa menjadi salah satu langkah awal untuk mengatasi masalah tersebut dan mendorong produktivitas mereka. Berikut 2 di antaranya:

  1. Faktor Internal: Mengacu pada karakteristik atau sifat pribadi seseorang dalam lingkungan kerja. Hal ini mencakup indikator kemampuan, loyalitas, pencapaian, komunikasi, keterampilan dan peran dalam lingkungan sosial.
  2. Faktor Eksternal: Lebih mengacu pada faktor-faktor yang ada di lingkungan sosial karyawan. Faktor ekstrenal ini terbagi menjadi dua bagian yaitu faktor organisasi, komunitas/tim yang meliputi sistem upah, pengalaman, pelatihan, dan fisik. Faktor yang kedua cenderung mengacu pada metode kerja, kondisi kerja, perlengkapan kerja, hingga kondisi ruangan.

Pada dasarnya, peningkatan kinerja karyawan bisa dilakukan dengan cara memberikan pelatihan bagi mereka untuk tetap bisa bersaing dengan perkembangan industri kerja. Di sini, perusahaan harus sangat memperhatikan kenyamanan karyawan untuk bisa meningkatkan produktivitas mereka dengan cara memberikan target-target baru. Ketika terjadi suatu pencapaian, reward menjadi salah satu cara terbaik untuk mengambil kepercayaan karyawaan terhadap perusahaan.

Namun, hal yang paling penting dalam meningkatkan kinerja karyawan adalah penempatannya. Tentunya perusahaan tidak akan mendapatkan hasil yang baik jika ada kesalahan penempatan posisi atau jabatan yang tidak sesuai. Maka dari itu, perusahaan perlu memiliki sebuah sistem pengelolaan SDM atau Assesment Center yang berguna untuk memonitor faktor-faktor tersebut. Jika belum memiliki platform asesmen, Anda bisa mencoba beberapa produk asesmen online dari ASI seperti Smart Platform atau VR4HR.

Agar kinerja karyawan tetap terjaga, maka diperlukan adanya kesamaan persepsi tentang apa dan bagaimana sistem kerja yang akan dijalankan. Jika persepsi antara perusahaan dan karyawan semakin selaras maka dampak yang muncul akan positif bagi progress maupun hasil output dari penerapannya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *