Buat Kerja Kelompok dalam Kuliah Online Lebih Mudah dengan Langkah Ini

Kuliah online identik dengan kemandirian dalam belajar. Siswanya bisa mendapat berbagai materi tanpa perlu melalui kelas tatap mata. Meski begitu, terkadang ada perkuliahan yang menuntut kerja sama kelompok. Cara ini dianggap perlu dalam membangun hubungan diantara siswa. Sehingga tetap diperlukan kolaborasi dengan sesama siswa kelas online.

Dalam kuliah reguler, tentunya mudah membentuk grup belajar atau kerja kelompok. Tapi hal ini sedikit berbeda dalam kuliah online. Tidak ada pertemuan rutin yang dilakukan, kecuali jika memakai sistem blended learning seperti kuliah online di Pintaria. Apalagi bila peserta kuliah berasal dari wilayah berbeda-beda, dimana tidak bisa bertemu secara langsung.

Selain alasan di atas, peserta online mungkin cenderung kurang mengenal satu sama lain. Karena jarangnya ada interaksi. Ini bisa berimbas pada miskomunikasi dalam kerja kelompok. Untuk itu dalam pengerjaan tugas kelompok secara online perlu ada langkah-langkah yang dilakukan. Mulai dari perkenalan hingga cara komunikasi. Ini berguna agar kerja tim jadi lebih efektif. Simak beberapa langkah berikut.

Tentukan Media Komunikasi

Teknologi terus berkembang, sehingga menciptakan makin banyak pilihan untuk berkomunikasi secara online. Termasuk dalam kuliah online di Pintaria. Ada berbagai cara untuk saling berhubungan. Anggota kelompok bisa menentukan media mana yang dianggap paling pas dalam mengerjakan tugas. Misalnya saja penggunaan Google Docs atau DropBox untuk saling bertukar tugas, mengedit, atau berbagi materi. Termasuk melihat progres tiap anggota.

Sementara email bisa digunakan untuk berkomunikasi secara lebih formal. Untuk diskusi bersama dalam bentuk chat, manfaatkan Google Hangouts atau grup di Whatsapp. Kalau ingin membuat konferensi video untuk meeting, bisa menggunakan Skype. Sebaiknya lakukan uji coba dulu terhadap media yang akan dipakai supaya tidak ada kendala.

Nantinya setelah tugas selesai, anggota kelompok dapat tetap berhubungan satu sama lain lewat media-media tersebut. Jadi tetap ada interaksi, tidak hanya sebatas untuk tugas. Mungkin malah bisa berteman akrab.

Saling Memperkenalkan Diri

Tugas kuliah online, seperti di Pintaria.com, lebih banyak memanfaatkan teknologi dibanding pertemuan langsung. Namun tetap perlu untuk saling mengenal. Saat baru mulai menjalankan tugas, setiap anggota harus berkenalan satu sama lain. Dengan saling tahu akan tercipta hubungan positif di dalam kelompok. Ini menjadi dasar yang menentukan kesuksesan suatu pekerjaan.

Coba gunakan Skype agar bisa saling bercakap dan melihat wajah langsung dari konferensi video. Rasa kepercayaan ikut timbul karena semakin terbangun hubungan, tidak sekadar lewat email atau chat. Di sini bisa cukup terlihat juga cara pembawaan tiap orang dan karakternya.

Penentuan Ketua Tim

Dalam tiap tim, tentu perlu adanya seseorang yang mengatur kerja tim. Seperti di Pintaria.com, siswa online punya jadwal mengakses kuliah berbeda-beda. Adanya ketua kelompok bisa mengkoordinir dan memberi instruksi dalam pembuatan tugas. Termasuk pengaturan jadwal, pembagian tugas, mengedit dan lainnya. Sehingga proses pengerjaan tugas bisa lebih lancar. Tapi tentu ketua kelompok tidak bisa seenaknya memberi keputusan. Perlu ada diskusi dan kesepakatan dalam tim.

Diskusikan Jadwal Kelompok

Berbeda dengan kuliah reguler, kerja kelompok di kuliah online perlu memperhatikan latar belakang semua anggota. Seperti waktu di tempat tinggal tiap orang, jam kerja dan kesibukan lainnya. Karena pasti tiap anggota punya waktu luang yang berbeda. Sehingga pembentukan tim di kuliah online ini perlu lebih terorganisir.

Tiap anggota juga harus saling memaklumi dan toleran dengan cara kerja, kecepatan maupun kebiasaan orang-orang dalam tim. Mungkin ada yang bekerja seharian, mengurus bisnis, menjaga anak dan lainnya. Perlu diskusi dalam penentuan jadwal kerja kelompok, termasuk rapat. Biasanya rapat kelompok kuliah online diadakan tengah malam, setidaknya satu minggu sekali. Karena ini jadi waktu paling pas untuk sebagian besar orang.

Membuat Rencana Pengerjaan Tugas

Tentunya lebih sulit kerja kelompok secara online. Agar tugas selesai tepat waktu dan hasilnya maksimal, perlu perhitungan yang tepat dalam pengerjaannya. Buatlah timeline untuk menentukan langkah-langkah pembuatan tugas yang bisa diakses semua tim. Begitu pula pembagian tugas bagi masing-masing anggota supaya ada kolaborasi.

Jangan sampai tugas terbengkalai karena kesibukan masing-masing anggota. Jika ini terjadi anggota bisa diberi teguran. Semenntara itu, adanya penjadwalan juga berguna untuk memberi jarak terhadap deadline. Dengan selesai lebih awal, terdapat cukup waktu untuk semua anggota memeriksa kembali isinya.

Memanfaatkan Metode Blended Learning

Supaya lebih mudah melakukan tugas kelompok pada kuliah online, mahasiswa bisa memilih metode blended learning. Metode ini ikut diterapkan dalam kuliah online di Pintaria. Penggunaan blended learning memungkinkan pertemuan tatap muka rutin dengan dosen di kelas offline, disamping kuliah lewat online. Jadi ada kesempatan untuk saling mengenal langsung diantara siswa sekelas. Ini membuat kerja kelompok dalam perkuliahan tidak sulit dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *