Kenali Perkembangan Makan Si Kecil Sesuai Tahapan Tumbuh Kembang Bayi

Ketika bayi lahir, ASI menjadi makanan utama hingga bayi mencapai usia 2 tahun. Namun selain itu juga diperlukan makanan pendamping lainnya yang bisa mencukupi kebutuhan gizi agar tumbuh kembang bayi dapat optimal. Anda perlu mengetahui kapan waktu terbaik mengenalkan makanan baru untuk bayi, tentu harus disesuaikan dengan usianya.

Tumbuh Kembang Bayi

Jadwal makanan bayi setelah ASI adalah MPASI atau makanan pendamping ASI, setelah itu terus berkembang hingga usia balita. Jika Anda saat ini memiliki bayi, perlu menyimak info berikut ini mengenai perkembangan makan bayi sesuai tahapan tumbuh kembang bayi :

  • Mulai MPASI di usia 6 bulan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, setelah ASI jadwal makan bayi selanjutnya adalah makanan pendamping ASI atau MPASI. Bayi sudah boleh diberikan makanan padat yaitu pada usia 4 hingga 6 bulan. Pada usia ini, anak akan kehilangan reflek menjulurkan lidah untuk menghisap payudara atau dot botol susu. Selain itu, bayi juga sudah mampu mengangkat dan menopang kepala karena leher sudah mulai kuat.

Maka dari itu, Anda bisa memulai untuk memberikan MPASI pertamanya di usia ini. Tetapi jika Anda memberikan ASI eksklusif pada bayi, maka disarankan untuk memberikan MPASI ini hingga bayi berusia 6 bulan.

  • Dari susu ke makanan bertekstur

Setelah memberikan MPASI pada bayi, selanjutnya biarkan bayi berkenalan dengan makanan padat atau bertekstur. Kenalkan tekstur baru pada anak secara perlahan, sebagai awal Anda bisa memulai dengan memberinya pisang atau alpukat yang sudah ditumbuk.

Tahapan pemberian bayi dengan makanan tersebut, dimulai dari bubur lembut, lalu bubur kental, hingga bubur bergumpal untuk bayi dengan usia 9 bulan. Makanan dengan tekstur tersebut tetap bisa dilumat bayi walaupun gignya belum tumbuh dengan baik.

  • Anak mulai duduk di kursi makan

Ketika anak sudah belajar duduk di atas hight chair, pastikan keamanan dan kenyamanan si kecil dengan memasangkan sabuk pengamannya. Memang kecil kemungkinan si kecil akan jatuh, namun akan lebih baik jika melakukan antisipasi.

  • Anak mulai menggenggam makanan

Saat si kecil telah memasuki usia 7 hingga 11 bulan, pada usia ini si kecil sudah bisa menggerakkan tangan untuk berusaha meraih makanan yang dipegang orang tua. Secara tidak langsung, ini pertanda jika bayi sudah siap untuk diberikan makanan yang dapat digenggam.

Tentunya Anda bisa memilih makanan yang bergizi, sehat, dan tetap memiliki tekstur yang lembut. Misalnya sayuran matang yang dipotong kecil, seperti wortel, kacang panjang, dan buncis. Selain itu Anda juga bisa memberikan ayam atau daging lembut yang dipotong sesuai dengan ukuran genggaman tangannya.

  • Anak menggunakan sendok

Setelah bayi terbiasa menggenggam makanan di tangannya, Anda bisa mencoba untuk memberinya sendok. Biasanya sendok akan dimainkan atau bahkan sudah mulai memasukkannya ke dalam mulut.

Umumnya bayi belum dapat menggunakan sendok secara efektif hingga usia 1 tahun. Tetapi sebagai orang tua, Anda bisa mulai untuk melatih bayi menggunakan sendok di usia tersebut. Anda bisa memulai dengan makanan lengket seperti yoghurt dan kentang tumbuk, agar bayi bisa terbiasa makan sendiri memakai sendok.

Demikian beberapa tahapan perkembangan makan sesuai dengan usia tumbuh kembang bayi. Dengan mengetahui beberapa tahapan tersebut, tentu bisa melatih bayi untuk berkenalan dengan makanan baru dan cara mengonsumsinya. Tumbuh kembang bayi pun akan berjalan dengan optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *