Memahami Cara Kerja Asuransi Pendidikan dan Manfaatnya

 

Biaya pendidikan yang terus meningkat tiap tahunnya membuat kita harus pandai-pandai dalam merencanakan biaya pendidikan anak. Salah satu cara yang banyak dipilih untuk mengatasi masalah tersebut adalah membeli asuransi pendidikan. Bagi Anda yang masih bingung tentang asuransi pendidikan, berikut penjelasannya untuk Anda.

Cara Kerja Asuransi Pendidikan

Sebelum membeli asuransi ada baiknya memahami serba-serbi asuransi. Asuransi pendidikan di indonesia umumnya terdapat 2 jenis, yaitu asuransi Dwiguna (endowment) dan asuransi unit link. Kedua asuransi ini sama-sama bisa digunakan sebagai perencanaan pendidikan dengan kelebihan yang berbeda.

Asuransi dwiguna memiliki cara kerja dengan cara mengumpulkan dana premi dari nasabah kemudian ketika waktunya dana tersebut dibutuhkan maka akan dikembalikan dengan besaran sesuai kesepakatan awal. Salah satu kelebihan dari asuransi dwiguna adalah hasil polisnya yang lebih stabil dibandingkan unit link.

Ciri umum asuransi dwiguna adalah jangka waktu yang mencapai 25 tahun. Sedangkan ciri khususnya adalah dana yang diberikan sesuai periode yang ditentukan dengan nilai yang tetap. Misalnya, asuransi pendidikan memberikan manfaat 10% maka ketika anak Anda ingin masuk sekolah maka uang pertanggungan akan diberikan ditambah dengan dana manfaatnya.

Sedangkan unit link merupakan gabungan antara asuransi proteksi dan investasi. Ciri umumnya adalah jangka waktunya yang mencapai 20 tahun dan ciri khususnya adalah pemilik asuransi memiliki rekening investasi dalam polis asuransinya.

Uang premi yang dibayarkan untuk asuransi unit link akan dibagi dua, sebagian untuk membayar proteksi dan sebagian lagi akan digunakan untuk investasi yang umumnya dalam bentuk reksa dana. Ketika sudah mencapai periode waktu yang ditentukan uang pertanggungan akan diberikan ditambah keuntungan investasi yang nilainya relatif.

Asuransi unit link terkenal dengan prinsipnya high risk high  return. Karena dasarnya adalah investasi maka keuntungan yang didapatkan pun memiliki kemungkinan lebih besar atau lebih kecil. Namun resiko asuransi ini lebih besar dibandingkan dengan asuransi dwiguna.

Asuransi mana yang lebih bagus, dwiguna atau unit link? Jawabannya tergantung kebutuhan Anda. Jika Anda membutuhkan asuransi jangka pendek—5 tahun misalnya—sebaiknya pilihlah asuransi dwiguna karena nilai uang penanggunangannya yang lebih stabil. Asuransi ini juga cocok bagi Anda yang menginginkan asuransi yang aman dan tanpa resiko.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan keuntungan lebih dan berani mengambil resiko, Anda bisa memilih asuransi unit link. Asuransi ini juga cocok untuk Anda yang membutuhkan biaya pendidikan jangka panjang. Pasalnya dengan waktu yang lebih panjang maka tingkat keberhasilan investasinya pun jadi lebih tinggi.

Cara Menentukan Premi Asuransi Pendidikan

Ketika kita berbicara tentang asuransi pastinya tidak lepas dari masalah premi. Setiap jenis asuransi memiliki faktor-faktor yang mempengaruhi nilai premi yang harus dibayarkan, termasuk asuransi pendidikan.

Salah satu faktor utama yang paling menentukan besaran premi adalah perencanaan pendidikan anak, sampai jenjang pendidikan apa anak akan sekolah, dimana anak akan sekolah dan tentunya jangka waktu antara waktu pembelian premi dan waktu pencairan dana pendidikan. Faktor-faktor tersebut menjadi penting karena berkaitan dengan jumlah uang pertanggungan yang Anda dapat.

Jika Anda ingin anak Anda menempuh jenjang pendidikan yang tinggi di luar negeri misalnya, pastinya biaya yang dibutuhkan akan lebih besar dan secara otomatis premi yang harus Anda bayarkan setiap bulannya semakin besar pula.

Rentang waktu juga penting sangat berpengaruh terhadap nilai premi. Semakin cepat Anda membeli premi maka besaran premi yang harus dibayarkan tiap bulannya pastinya akan lebih kecil, begitupun sebaliknya.

Usia penanggung juga turut berpengaruh terhadap besaran premi, sebab semakin tua usia penanggung maka produktivitasnya pasti akan menurun dan resikonya meningkat. Umumnya asuransi memiliki batas maksimal usia penanggung 60 tahun. Oleh sebab itu membeli asuransi sejak dini menjadi penting dalam perencanaan biaya pendidikan anak.

Manfaat Asuransi Pendidikan

Setelah memahami cara kerja asuransi pendidikan dan penetapan nilai premi, kini saatnya kita membahas manfaatnya sehingga Anda bisa menentukan seberapa pentingkah asuransi dalam perencanaan biaya pendidikan anak. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang akan Anda dapatkan saat membeli asuransi pendidikan.

  1. Bentuk Perencanaan Pendidikan yang Matang

Ketika Anda membeli asuransi pendidikan itu artinya Anda sudah melakukan perencanaan pendidikan anak di masa depan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya sebelum membeli asuransi berbagai aspek keuangan dan pembiayaan pendidikan harus diperhitungkan, mulai dari kapan anak harus masuk sekolah hingga jenjang pendidikan yang akan ditempuh anak.

  1. Menjamin Pendidikan Anak

Tujuan utama asuransi pendidikan adalah memastikan pendidikan Anda terjamin dan terhindar dari resiko-resiko yang mungkin dapat terjadi di kemudian hari dan mengganggu keuangan keluarga. Ketika terjadi resiko seperti kecelakaan yang menyebakan cacat tetap atau meninggal dunia Anda sudah tidak perlu khawatir lagi perihal biaya pendidikan anak.

Tidak hanya orang tua, ketika anak mengalami resiko juga akan berlaku hal yang sama. uang pertanggungan akan tetap dikeluarkan sebagaimana yang sudah disepakati ketika membeli asuransi. Ada pula asuransi yang memberikan jaminan lebih berupa jaminan kesehatan bagi orang tua dan anak.

  1. Menjamin Kesehatan Tertanggung

Selain menanggung resiko yang mungkin terjadi, asuransi pendidikan juga umumnya sudah termasuk perlindungan kesehatan. Jadi, ketika Anda sakit biaya pengobatannya akan ditanggung oleh pihak asuransi, yang artinya pengeluaran untuk hal tak terduga juga bisa terjamin. Hal tersebut tentunya akan membuat Anda sebagai orang tua bisa sedikit tenang.

  1. Sarana Investasi

Manfaat lainnya dari asuransi pendidikan adalah sebagai sarana investasi. Biaya hidup yang semakin meningkat tiap tahunnya serta nilai tukar rupiah yang selalu naik turun membuat Anda tidak bisa hanya mengandalkan pendapatan bulanan. Perlu diingat pula bahwa tidak selamanya Anda bisa bekerja secara produktif dan mendapatkan penghasilan yang stabil.

Oleh sebab itu membeli asuransi pendidikan dapat dijadikan investasi di masa mendatang. Meskipun manfaat yang didapatkan tidak sebesar investasi murni, setidaknya cukup untuk mengatasi kenaikan biaya pendidikan. Jika Anda menginginkan keuntungan investasi yang lebih besar Anda bisa menggunakan asuransi unit link seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

  1. Mengatur Keuangan Lebih Baik

Membeli asuransi pendidikan untuk masa depan anak tentunya akan membantu Anda dalam mengatur keuangan menjadi lebih baik. Pasalnya besaran premi yang Anda bayarkan tiap bulannya membuat Anda mengalokasikan dana dengan baik dan tepat sasaran. Hal tersebut juga bisa membantu Anda mengatur keuangan berdasarkan skala prioritas.

Jika pengeluaran sudah sesuai dengan skala prioritas dan tepat sasaran, pengeluaran-pengeluaran yang kurang produktif bisa diminimalisir. Dana pendidikan anak juga jadi lebih aman karena tersimpan dengan baik tanpa takut terpakai untuk kebutuhan lain.

Setelah memahami cara kerja dan manfaat asuransi, pastinya kini sudah tahu betapa pentingnya asuransi pendidikan bagi anak. Produk asuransi pendidikan yang bisa jadi pilihan Anda adalah Sequis EduPlan, dimana Anda hanya perlu membayar premi selama 8 tahun untuk menikmati manfaat asuransi selama 18 tahun. Informasi lebih lengkap bisa Anda lihat di laman Sequis.co.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *