Selain Tahu Cara Membersihkan Mobil, Inilah 6 Cara Atasi Mobil yang Terendam Banjir

Cara membersihkan mobil yang baik dan benar menjadi PR bagi Anda yang memiliki mobil di rumah. Harga mobil tidaklah murah, jadi jangan sampai Anda sembarangan dalam cara membersihkan mesin mobil dan merawatnya. Rutin membersihkan dan melakukan servis merupakan agenda wajib yang harus dilakukan untuk menjaga performa dan kinerja mobil.

Cara Membersihkan Mesin Mobil

Apa lagi di musim penghujan seperti ini, dimana mobil menjadi lebih rentan terkena air hujan. Mungkin Anda akan sedikit lega karena kotoran yang menempel pada mobil bisa luruh karena terkena air hujan. Namun tahukah Anda bahwa air hujan justru tidak bagus untuk cat mobil?

Ya, mobil yang terlalu sering kena air hujan memungkinkan warna catnya memudar. Jadi penting bagi Anda untuk menerapkan cara membersihkan mobil agar cat mobil tidak rusak karena air hujan.

Parahnya lagi adalah ketika mobil terendam banjir. Yang mana bukan hanya bodi mobil saja yang terkena air, melainkan komponen-komponen mobil pun turut terkena air. Hal ini tentu mengancam kinerja mobil itu sendiri. Lantas bagaimana cara menangani mobil yang terendam banjir? Berikut penjelasannya.

  1. Lepaskan kabel aki

Tujuan dari melepas kabel aki ini adalah untuk menghindari adanya korsleting listrik. Korsleting ini bisa menjadi pemicu rusaknya komponen-komponen yang ada pada mobil. Untuk itu segera lepaskan kabel aki jika banjir mulai merendam mobil.

 

  1. Non-aktifkan rem tangan

Setelah melepas kabel aki, jangan lupa juga untuk menon-aktifkan rem tangan. Ini bertujuan supaya rem kanvas tidak lengket. Namun untuk mengantisipasi supaya mobil tidak terbawa arus banjir, letakkan batu untuk mengganjal ban. Cara lainnya adalah dengan memasukkan gigi mesin ke gigi satu.

 

  1. Hindari menyalakan mobil

Pada saat terendam banjir, itu artinya mobil tengah pada kondisi darurat. Kalau ingin memindahkan mobil ke area yang tidak tergenang air, sebaiknya Anda tidak menyalakan mesin mobil melainkan cukup mendorongnya. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi korsleting listrik akibat bertemunya arus listrik dengan air.

 

  1. Kuras tangki besin

Apabila banjir sudah mulai surut, usahakan untuk segera menguras tangki bensin. Ketika terendam banjir, otomatis bensin akan tercampur dengan air, jadi ada baiknya Anda menguras tangki sampai bersih. Bensin yang tercampur dengan air bisa membuat tangki bensin mudah berkarat. Jika tidak segera diatasi, ini bisa membuat tangki menjadi keropos.

 

  1. Cek audio mobil

Sekalipun kaca mobil sudah ditutup rapat, bukan tidak mungkin air akan masuk ke dalam mobil melalui celah-celah mobil. Ini dikhawatirkan mengganggu kinerja interior mobil, termasuk audio mobil. Oleh karena itu ketika banjir sudah surut periksa kembali fungsi audio mobil apakah masih berfungsi normal atau tidak.

 

Apabila mendapati kerusakan pada audio, tidak ada salahnya jika membawa mobil ke bengkel untuk mendapatkan perbaikan.

 

  1. Mengeringkan komponen pengapian

Komponen-komponen mobil yang rentan terhadap air adalah saringan udara, busi, koil, karburator, dan alternator. Jadi ketika banjir sudah surut sebaiknya segera melepas komponen-komponen tersebut dan mengeringkannya. Namun jika sewaktu diperiksa ternyata sudah ada kerusakan atau kinerjanya tidak lagi normal, Anda bisa segera membawanya ke bengkel.

 

Demikianlah 6 cara menangani mobil yang terendam banjir yang perlu Anda ketahui. Apabila ditangani dengan baik, mobil yang terendam banjir bisa kembali berfungsi dengan normal. Pastikan Anda sigap merawat mobil baik ketika mobil masih dalam kondisi prima maupun ketika mobil kehujanan atau parahnya terendam banjir. Untuk perawatan harian, Anda cukup menerapkan cara membersihkan mobil yang benar. Dengan begitu performa dan kinerja mobil akan terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *