Yuk!! Kenali Gangguang Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Proses Tumbuh Kembang Anak sangat dipengaruhi oleh genetik dan juga lingkungan sekitarnya. Untuk itu dukungan orang tua sangat diperlukan, mulai dari dukungan dasar semisal pemenuhan dasar nutrisi, stimulasi, pemberian imunisasi, sampai dengan aktivitas bermain dan waktu tidur yang cukup.

Tumbuh Kembang Anak

Perkembangan dan tumbuh kembang anak perlu kita pantau secara terus menerus, dengan memperhatikan tumbuh kembangnya kita berharap dapat mengetahuinya secara dini kelainan pada anak kita sehingga langkah-langkah antisipatif lebih cepat kita ambil.

Mempunyai buah hati yang sehat dan cerdas memnag dambaan setiap orang tua diseluruh dunia, namun tidak dipungkiri ada beberapa anak yang “berbeda” dari anak kebanyakan, sayangnya beberapa orang beranggapan anak yang “berbeda” itu hanya dianggap bodoh, tanpa berfikir “mungkin” saja anak itu mengalami gangguang tumbuh kembang. Untuk itu Yuk!!! Kita kenali beberapa gangguan Tumbuh Kembang Anak.

  • Gangguan Bicara

Gangguan bicara atau speech delay merupakan gangguan kognitif yang membuat anak mengalami keterlambatan berbicara yang tidak sesuai dengan pertambahan usianya. Misalnya, pada usia 15 bulan ia tidak berbicara, mengerti atau merespon kata-kata sederhana. Penyebab umumnya karena kurangnya komunikasi verbal dari orangtua atau orang dewasa lain yang mengasuhnya.

  • Gangguan Motorik

Gejalanya bisa dilihat pada anak yang aktivitasnya terganggu, gerakan tubuhnya menjadi lambat atau bahkan sulit berjalan. Penyebabnya, terlambatnya perkembangan kemampuan motoriknya sehingga otot-otot tubuhnya menjadi kaku dan mengalami kesulitan merangkak, berjalan, melompat dan seterusnya. Gangguan ini dapat dilihat sejak usia dini, misalnya bayi usia dibawah 6 bulan, bayi belum bisa tengkurap atau menggenggam mainan. Atau pada bayi usia 15 bulan belum bisa berjalan, ini artinya bayi mengalami gangguan motorik.

  • Kelainan Genetik

Sebenarnya ada banyak gangguan yang bersifak genetik, berikut beberapa kelainan genetik yang banyak terjadi :

  • Sindrom Turner

Kondisi ini terjadi pada anak perempuan di mana adanya kromosom X yang abnormal. Selain perawakan pendek, anak perempuan yang mengalami sindrom ini biasanya mengalami keterlambatan perkembangan seksual.

  • Down Syndrome

Kondisi ini biasanya sudah dapat dideteksi sejak masa kehamilan, melalui USG oleh dokter. Anak dengan down syndrome biasanya dapat dilihat dari ciri fisiknya, terutama pada wajah. Serta diikuti beberapa faktor lain, seperti kecerdasan yang terbatas dan masalah biologis yang membuat perkembangan motoriknya terhambat.

  • Sindrom Marfan

Sindrom ini merupakan kelainan genetik yang membuat seseorang terlihat tinggi dengan tangan dan kaki yang panjang. Anak dapat pula mengalami gangguan jantung dan mata.

  • Postur Pendek

Ini bisa saja diturunkan secara genetis tapi dapat pula karena kelainan kromosom, kelainan endokrin, gangguan gizi dan penyakit sistemik.

  • Celebral Palsy

Gangguan pertumbuhan ini terjadi ketika otot-otot pada tubuh anak tidak mau mendengarkan perintah dari otaknya. Akibatnya, terjadi kelainan postur dan gerakan tubuh anak.

  • Retardasi Mental

Merupakan suatu kondisi yang ditandai oleh intelegensia yang rendah ( IQ<70) yang menyebabkan ketidakmampuan individu untuk belajar dan beradaptasi terhadap tuntutan masyarakat atas kemampuan yang dianggap normal.

  • Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (GPPH)

Merupakan gangguan dimana anak mengalami kesulitan untuk memusatkan perhatian yang seringkali disertai dengan hiperaktivitas.

Inilah beberapa contoh gangguan tumbuh kembang anak, bila anda merasa khawatir terhadap pertumbuhan anak anda jangan sungkang untuk langsung menghubungi dokter spesialis anak. Sekarang ini sudah banyak pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejala gangguan tumbuh kembang anak, jika ditangani dengan tepat dan sedari dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *