Cara Mengisi Formulir SPT 1771 Untuk Lapor SPT Tahunan Badan

Formulir 1771 merupakan formulir yang harus digunakan oleh Wajib Pajak (WP) untuk melaporkan SPT Tahunan Badan. Terdapat beberapa komponen yang harus diisi di dalam formulir tersebut. Tidak jarang pengisian tersebut membuat bingung para WP. Oleh karena itu, kali ini akan dibahas tentang cara pengisian formulir SPT 1771 melalui eSPT secara lengkap.

Cara Mengisi Formulir SPT 1771

  1. Mengisi Profil Wajib Pajak

Langkah pertama adalah masuk ke aplikasi eSPT Tahunan PPh Badan, lalu membuka database Wajib Pajak. Anda akan diminta untuk memasukkan NPWP jika database Wajib Pajak Masih baru, kemudian pilih menu Profil Wajib Pajak dan isi hingga halaman 2. Setelah semuanya terisi, klik Simpan.

  1. Membuat dan Membuka SPT

Selanjutnya anda akan diminta masuk ke eSPT dengan mengisi username menggunakan kata administrator dan password 123. Untuk membuat SPT, klik Program lalu SPT Baru. Setelah itu pilih Tahun Pajak dan Status, lalu klik Buat. Buka kembali SPT Tahunan Badan yang dibuat melalui menu Program dan pilih Buka SPT yang Ada, lalu Buka SPT Untuk Diedit Kembali/Revisi.

  1. Mengisi Laporan Keuangan

Terdapat beberapa lampiran yang harus diisi pada tahap ini. Pada lampiran pertama isi Transkrip Kutipan Elemen Laporan Keuangan yang berisi akun-akun laporan neraca dan laba rugi. Nama akun tersebut sudah ditentukan, namun jika terdapat ketidaksesuaian dengan yang ada di laporan keuangan, maka akan disesuaikan dengan kategorinya.

Hal tersebut dilakukan supaya hasilnya seimbang atau balance. Untuk tahapan pengisian neraca, klik SPT PPh dan pilih Transkrip Kutipan Elemen Laporan Keuangan. Selanjutnya klik Neraca-Aktiva dan Neraca Kewajiban, lalu isi dengan akun-akun yang sesuai. Pastikan seluruh akun sudah balance dan klik Simpan.

  1. Mengisi Lampiran V dan VI

Tahap pengisian formulir 1771 untuk SPT Tahunan Badan selanjutnya adalah mengisi lampiran V dan VI. Pada tahap ini klik Baru dan isi data pemegang saham, lalu klik Simpan. Jika terdapat penambahan daftar pengurus, klik Baru dan isikan data pengurus yang sesuai dengan akta perusahaan terbaru, lalu Simpan. Jika semua data sudah terisi, anda bisa klik Tutup.

  1. Mengisi Lampiran Khusus dan SSP

Di dalam menu SPT PPh Tahunan Badan terdapat lampiran khusus dan SSP yang bisa diisi dan tidak. Bagian ini wajib diisi jika terdapat data yang terkait dengan lampiran khusus dan SSP. Namun jika tidak terdapat data yang berkaitan, maka anda tidak perlu mengisi lampiran khusus dan SSP ini.

  1. Membuat File CSV dan Mulai Lapor

Tahap selanjutnya adalah membuat file CSV dengan klik SPT Tools, lalu lapor data SPT ke KPP. Setelah itu, akses direktori penyimpanan database di C:\Program Files (x86)\DJP\eSPT 1771 2010\Database untuk windows 64 bit dan klik Tampilkan Data. Selanjutnya, klik Tahun Pajak dan akan tampil ringkasan PPh kurang atau lebih bayar.

Klik Create File dan simpan file CSV yang sudah jadi di folder yang anda inginkan. Setelah pengisian formulir 1771 selesai dan seluruh dokumen pendukung sudah siap, anda bisa mulai lapor SPT Tahunan Badan secara online menggunakan eFiling klikpajak.id. Pengisian formulir 1771 bisa lama dan cepat, tergantung banyaknya data dari perusahaan anda.

Pengisian formulir SPT 1771 memang cukup panjang dan perlu ketelitian. Untuk mempermudah pengisian, anda bisa terlebih dahulu menyiapkan data yang diperlukan. Dengan demikian, pengisian formulir bisa lebih cepat dan mudah. Selain itu, data yang dimasukkan juga lengkap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *