Ini 5 Tips Cermat Ganti Oli Biar Motor Bisa Awet!

 Sebagai pengguna motor, tentunya kamu perlu mengetahui kapan harus mengganti oli mesin. Ini adalah salah satu cara merawat motor yang penting untuk diperhatikan agar motor bisa awet dan berumur panjang. Pada umumnya, ganti oli wajib dilakukan secara berkala dan periodik. Kalau terlambat, maka akan membuat tarikan mesin motor terasa makin berat. Akhirnya, mesin membutuhkan sumber tenaga lain, yakni dari bahan bakar yang bisa menyebabkan konsumsi BBM jadi tambah boros. So, penting sekali bagi pengguna motor untuk mengganti oli secara berkala.

Berikut, kami telah merangkum beberapa tips cermat mengganti oli buat motor kesayangan kamu yang bisa disimak dan terapkan.

  1. Gunakan Oli Sesuai dengan Spesifikasi Kendaraan

Oli Kendaraan

Sumber: pinterest.com

 Point pertama yang perlu kamu lakukan, yaitu mencari oli motor yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan kamu, apakah oli tersebut khusus motor matic, sport atau bebek. Sebaiknya pilih oli untuk harian, bukan buat kebutuhan balap. Meski tarikan motornya bakal lebih mantap jika memakai oli balap, tapi ini bisa membuat mesin berumur pendek.

 

Kalau kamu pengguna motor sport dari Yamaha, oli produk Yamalube cocok banget buat kamu pilih lho. Oli ini mampu melumasi dan membersihkan celah-celah mesin kendaraan, sehingga membuat daya geseknya jadi lebih halus. Mesin motor kamu juga akan semakin awet serta siap buat dikendarai dengan performa cepat. Harga oli Yamalube ini sendiri kisaran Rp 69.000 di pasaran. Kamu bisa membelinya secara online atau di toko terdekat.

 

  1. Ganti Oli ketika Mesin Dingin

Ganti Oli

Sumber: pinterest.com

Supaya proses ganti oli berjalan dengan maksimal, disarankan untuk melakukannya saat kondisi mesin dingin atau ketika motor tidak lagi digunakan. Keadaan mesin motor yang tidak panas bisa membuat oli turun dengan maksimal. Jadi, ada baiknya lakukan proses ganti oli ketika mesin motor dalam kondisi dingin, ya!

 

  1. Rutin Ganti Oli Minimal Sebulan Sekali

Ganti Oli

Sumber: pinterest.com

 Mengganti oli secara rutin bisa menjadi salah satu cara efektif agar kondisi mesin tetap terjaga dengan baik. Kalau motor digunakan untuk alat transportasi harian yang bisa menempuh jarak hingga 10 km lebih setiap hari, maka disarankan untuk mengganti oli saat motor sudah menempuh jarak hingga 2.000 – 3.000 km atau setiap sebulan sekali. Sedangkan untuk kendaraan motor yang setiap hari dipakai jalan kurang 10 km, penggantian oli dapat dilakukan minimal saat dipakai sejauh dari 4.000 km atau 2 sampai 3 bulan sekali

 

  1. Hindari Memakai Sisa Oli buat Melumasi Rantai Motor

Pelumas Rantai

Sumber: pinterest.com

 Sebaiknya hindari memakai sisa oli untuk melumasi bagian rantai motor, baik bekas maupun baru.  Pasalnya, ini bisa membuat rantai jadi tidak awet dan berumur pendek. Kalau kamu memang ingin melumas rantai motor, gunakanlah produk pelumas rantai saja. Karena itu lebih baik ketimbang memakai sisa oli mesin.

 

  1. Jangan Mencampur Oli dengan Merk Lain

Campur Oli

Sumber: pinterest.com

Jangan terlalu sering menggonta-ganti merk oli karena kalau setiap mengganti merk spesifikasi oli motor yang masuk ke dalam mesin pun akan berbeda,  sehingga bisa membuat kinerja mesin motor tidak optimal. Selain itu, hindari mencampur oli dengan merk yang berbeda. Racikan pada setiap produk oli motor yang berbeda bisa saja memberikan dampak negatif untuk mesin motor kamu. Maka dari itu, penting sekali untuk kamu menghindari hal ini.

 

Buat kamu pengguna motor matic, mungkin produk oli MPX 2 bisa kamu jadikan referensi terbaik. Performa lubrikasi yang dimiliki produk ini mampu melindungi motor jadi lebih irit tapi tetap bertenaga baik. Sehingga cocok banget buat kamu pilih agar performa motor kamu tetap optimal dan awet. Harga oli MPX 2 ini kisaran Rp 55.000 di pasaran.

 

Demikian pembahasan tentang tips mengganti oli agar motor bisa awet dan tahan lama. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *